» Home » Berita Unik » Kandidat Presiden Bank Dunia Favorit : Sri Mulyani

Kandidat Presiden Bank Dunia Favorit : Sri Mulyani

Sri Mulyani bisa menjadi bos bank dunia. wah tentu saja berita ini bisa membanggakan bagi seluruh warga indonesia. saat ini kabarnya nama sri mulyani terpilih sebagai kandidat presiden bank dunia terfavorit untuk menggantikan Robert Zoellick. Jika saja sri mulyani menjadi presiden bank dunia maka beliau akan menjadi satu satunya orang yang mematahkan mitos bahwa Presiden Bank Dunia selalu dimonopoli oleh Amerika Serikat. Namun saat ini calon dari negara berkembang bisa naik karena posisi ekonominya lebih baik.


Saat ini ada tiga nama yang diprediksi bisa menjadi orang nomor satu di bank tersebut, yaitu kepala ekonomnya yang berasal dari China, dan dua dari tiga direktur dari negara berkembang, yaitu Mesir dan Indonesia (Sri Mulyani)

Dalam situs www.worldbankpresident.org, dibuat sebuah poling soal siapa yang bakal menjadi Presiden Bank Dunia selanjutnya. Berikut 8 calon Presiden Bank Dunia selain Sri Mulyani yang masuk poling:

Luisa Diogo

Luisa Diogo merupakan presiden wanita pertama di Mozambik pada 2004. Setelah sukses menjadi menteri keuangan Mozambik di 1980-an, dia dipilih menjadi direktur anggaran negara. Diogo bekerja di Bank Dunia Mozambik sejak 1990-an.

Michelle Bachelet

Pada 2002, Bachelet merupakan menteri pertahanan pertama di Chili, dan dia dipilih menjadi presiden pertama Chili di 2006. Pada saat kampanye, Bachelet menyatakan akan melanjutkan kebijakan pasar bebas, dan juga mengembangkan kesejahteraan sosial untuk mengurangi kesenjangan antara yang miskin dan kaya. Sejak 2010, wanita ini dipilih menjadi pemimpin wanita di PBB.

Ngozi Okonjo-Iweala

Okonjo pernah dipilih dua kali menjadi menteri keuangan Nigeria. Pada 2007-2011, Okonjo terpilih menjadi Direktur di Bank Dunia, dan pernah juga menjadi kandidat unggulan Presiden Bank Dunia untuk menggantikan Paul Wolfwitz di 2007. Wanita ini pernah menjalankan dua jabatan sekaligus sebagai menteri keuangan dan menteri luar negeri Nigeria.

Marina Silva

Marina Silva, wanita asli Amazon yang pernah menjabat sebagai menteri lingkungan Brasil pada 2003-2008. Dia terus memperjuangkan perlindungan lingkungan. Di 2007 dia pernah bekerja di PBB untuk bagian lingkungan

Trevor Manuel

Trevor Manuel saat ini menjabat sebagai menteri di Afrika Selatan dan punya pengaruh besar di bidang perencanaan negara. Dia pernah ditunjuk Nelson Mandela sebagai menteri perdagangan dan industri pada 1994 dan jadi menteri keuangan pada 1996. Dia banyak beraktivitas di kegiatan intrnasional.

Luiz InĂ¡cio 'Lula' da Silva

Lula merupakan presiden Brasil dari 2002-2010 dan menjadi politisi terpopuler di sepanjang sejarah Amerika Latin. Orang ini mempunyai pengaruh yang besar di Amerika Latin.

Jairam Ramesh

Ramesh sekarang menjadi menteri perkembangan wilayah pedesaan di India. Sebelumnya dia menjadi menteri lingkungan dan kehutanan India dan pernah berpartisipasi menjadi ketua negosiator perubahan iklim pada 2009 di Denmark

Kemal Dervis

Dervis telah berkecimpung di berbagai posisi di Bank Dunia selama 22 tahun, termasuk menjadi Direktur Bank Dunia untuk departemen Eropa tengah, lalu juga wakil presiden Bank Dunia untuk Timur Tengah dan Afrika Utara.

Sejak 1944, Presiden Bank Dunia selalu dimonopoli oleh Amerika Serikat. Namun saat ini calon dari negara berkembang bisa naik karena posisi ekonominya lebih baik.

Hasil sementara poling tersebut, Sri Mulyani menguasai 71% suara poling dengan 3.566 pemilih. Tempat kedua diikuti Kemal Dervis yang menguasai 20% suara poling dengan 1.000 suara. Situs ini merupakan hasil monitoring soal kandidat yang berpotensi menjadi Presiden Bank Dunia.

Dalam siaran pers Bank Dunia dikatakan, Dewan Eksekutif Bank Dunia telah menyepakati 5 kriteria untuk calon Presiden barunya yaitu:


  1. Terbukti memiliki rekam jejak yang kuat sebagai pemimpin
  2. Berpengalaman memimpin organisasi besar yang aktif di tingkat internasional dan terbiasa bekerja dengan sektor publik
  3. Mampu menjabarkan misi pembangunan Bank Dunia secara jelas
  4. Memiliki komitmen dan apresiasi kuat terhadap kerjasama multilateral
  5. Dapat berkomunikasi secara efektif dan diplomatis, dan menjalani kewajiban seorang Presiden secara imparsial dan obyektif.
  6. Batas waktu pencalonan nama Presiden baru adalah Jumat 23 Maret 2012. Pencalonan dapat dilakukan oleh anggota Dewan Eksekutif, atau anggota Dewan Gubernur melalui Direktur Eksekutifnya.
Seorang calon harus berasal dari salah satu negara anggota Bank Dunia. Setelah proses pencalonan ditutup, Dewan Eksekutif akan membentuk shortlist berisikan maksimum tiga nama, lalu mempublikasikan shorlist tersebut dengan persetujuan ketiga nama yang bersangkutan.

Selanjutnya, Dewan Eksekutif akan mewawancarai ketiga calon dengan harapan bisa mencapai konsensus sebelum 'Spring Meetings' (pertemuan tahunan musim semi) pada April 2012 mendatang.

Via : Detik Finance.